Remahan.com

Berdalih agar Harga Kompetitif, Pemerintah Impor 50 Ribu Ton Daging Sapi, Siapa yang Diuntungkan?

REMAHAN.com - Pemerintah dipastikan membuka keran impor daging sapi sebanyak 50 ribu ton dari Brasil hingga akhir tahun.

Sekretaris Jenderal Kemendag Oke Nurwan menyebutkan, tujuan impor daging sapi dari Brazil untuk membuat harga daging sapi dalam negeri menjadi lebih kompetitif.

"Untuk lebih apa di sini pasar lebih sempurna lagi persaingan karena ada daging yang lebih kompetitif," kata dia, di Jakarta, Jumat (16/8).

Dia menegaskan impor daging sapi tidak ada kaitannya dengan kalahnya Indonesia di WTO dalam sengketa impor ayam yang juga berasal dari negeri samba itu. "Bukan (karena kalah di WTO). Bukan karena itu. Beda. Itu kan ayam," tegas dia.

Baca: UMKM yang Terdata di Pekanbaru Sebanyak 15.126

Pemerintah, kata dia, seperti dimuat Merdeka.com akan memastikan bahwa daging sapi yang masuk dari Brasil benar-benar aman dikonsumsi. Artinya terbebas dari penyakit. Untuk itu, tambah Oke, Kementerian Pertanian akan mengirimkan tim dari Ditjen Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) untuk melakukan pengecekan.

"Itu Kesmavet ke sana. Kasmavet akan dipastikan bahwa yang bisa itu adalah yang bebas penyakit. Ada daftarnya nanti," kata dia. Rm

104 0

Artikel Terkait

Realisasi Investasi di Pekanbaru Meningkat 285 persen
Realisasi Investasi di Pekanbaru Meningkat 285 persen

Ekonomi

Realisasi Investasi di Pekanbaru Meningkat 285 persen

Meski Pandemi, GAPKI Optimis Devisa Ekspor Sawit 2020 Naik
Meski Pandemi, GAPKI Optimis Devisa Ekspor Sawit 2020 Naik

Ekonomi

Meski Pandemi, GAPKI Optimis Devisa Ekspor Sawit 2020 Naik

MbS akan Jadi Pemilik Klub Terkaya di Dunia
MbS akan Jadi Pemilik Klub Terkaya di Dunia

Ekonomi

MbS akan Jadi Pemilik Klub Terkaya di Dunia

Artikel Lainnya

Benarkah Ruangguru Perusahaan Asing dari Singapura?
Benarkah Ruangguru Perusahaan Asing dari Singapura?

Ekonomi

Benarkah Ruangguru Perusahaan Asing dari Singapura?

PHRI Sebut Ratusan Hotel Tutup Operasional
PHRI Sebut Ratusan Hotel Tutup Operasional

Ekonomi

PHRI Sebut Ratusan Hotel Tutup Operasional

Pelaku Usaha Diingatkan Tetap Bayarkan THR
Pelaku Usaha Diingatkan Tetap Bayarkan THR

Ekonomi

Pelaku Usaha Diingatkan Tetap Bayarkan THR

Komentar