Remahan.com

Indonesia, Negeri Subur dan Luas yang Ketergantungan Tempe dan Jagung dari AS

REMAHAN.com - Siapa menyangka bahwa makanan yang biasa dikonsumsi orang Indonesia seperti tempe dan jagung ternyata masih bergantung dari Amerika Serikat (AS).

Hal tersebut dikemukakan Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam sebuah seminar nasional memperingati hari kelahiran Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jumat (9/8/2019).

"Tempe kita bergantung petani Amerika. Jagung, ayam kita masih banyak kita impor dari Amerika atau Brasil," kata JK di Jakarta, Jumat (9/8/2019).

Kebergantungan yang dimaksud JK seperti dimuat CNBCIndonesia berkaitan dengan bahan baku. Tempe misalnya, bahan bakunya menggunakan kedelai yang saat ini harus diimpor dalam jumlah besar dari negeri Paman Sam.

Baca: UMKM yang Terdata di Pekanbaru Sebanyak 15.126

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, total impor kacang kedelai sepanjang tahun lalu mencapai 2,58 juta ton atau senilai US$ 1,10 miliar, di mana impor kacang kedelai dari AS mencapai 2,52 juta ton atau US$ 1,07 miliar.

"Dari hal-hal tersebut maka dibutuhkan suatu transformasi berjalan. Kebijakan yang keras," ujar JK.

Ia tak memungkiri, bahwa dibutuhkan transformasi ekonomi secara menyeluruh. Apalagi, sudah banyak negara-negara tetangga yang sukses bertransformasi. Rm

94 0

Artikel Terkait

Realisasi Investasi di Pekanbaru Meningkat 285 persen
Realisasi Investasi di Pekanbaru Meningkat 285 persen

Ekonomi

Realisasi Investasi di Pekanbaru Meningkat 285 persen

Meski Pandemi, GAPKI Optimis Devisa Ekspor Sawit 2020 Naik
Meski Pandemi, GAPKI Optimis Devisa Ekspor Sawit 2020 Naik

Ekonomi

Meski Pandemi, GAPKI Optimis Devisa Ekspor Sawit 2020 Naik

MbS akan Jadi Pemilik Klub Terkaya di Dunia
MbS akan Jadi Pemilik Klub Terkaya di Dunia

Ekonomi

MbS akan Jadi Pemilik Klub Terkaya di Dunia

Artikel Lainnya

Benarkah Ruangguru Perusahaan Asing dari Singapura?
Benarkah Ruangguru Perusahaan Asing dari Singapura?

Ekonomi

Benarkah Ruangguru Perusahaan Asing dari Singapura?

PHRI Sebut Ratusan Hotel Tutup Operasional
PHRI Sebut Ratusan Hotel Tutup Operasional

Ekonomi

PHRI Sebut Ratusan Hotel Tutup Operasional

Pelaku Usaha Diingatkan Tetap Bayarkan THR
Pelaku Usaha Diingatkan Tetap Bayarkan THR

Ekonomi

Pelaku Usaha Diingatkan Tetap Bayarkan THR

Komentar