Remahan.com

Langgar Undang-undang Persaingan, Grab Didenda Rp295 Miliar

REMAHAN.com - Komisi Persaingan Malaysia (MyCC) mendenda Grab sebesar 86,77 juta ringgit Malaysia atau sekitar Rp295,02 miliar (asumsi kurs Rp3.400 per ringgit Malaysia akibat melanggar Undang-undang Persaingan setempat. Pelanggaran yang dilakukan berupa klausul pembatasan kepada pengemudi.

Kepala MyCC Iskandar Ismail mengungkapkan Grab dinilai telah membatasi pengemudinya untuk mempromosikan dan menyediakan layanan iklan kepada pesaing dalam layanan e-hailing. Hal itu melanggar Pasal 10 Undang-undang Persaingan Tahun 2010.

"MyCC lebih lanjut mencatat bahwa klausul pembatasan memiliki efek mendistorsi persaingan di pasar yang relevan yang didasarkan pada platform multi-sisi dengan menciptakan hambatan untuk masuk dan ekspansi bagi pesaing Grab saat ini dan di masa depan," katanya, seperti dikutip dari Antara, Kamis (3/10).

Perusahaan diberi waktu 30 hari sejak Kamis (3/10) untuk memberikan keterangan kepada MyCC.

Baca: Realisasi Investasi di Pekanbaru Meningkat 285 persen

Ia mengungkapkan instansinya banyak menerima pengaduan soal kebijakan Grab sejak penggabungan Grab dan Uber pada Maret 2018 lalu.

Apabila perusahaan tidak melakukan perbaikan ke depan, sambung ia, Grab juga akan dikenakan denda keuangan harian sebanyak 15 ribu ringgit Malaysia (Rp51 juta) per hari, terhitung mulai Kamis (3/10). Rm

123 0

Artikel Terkait

Meski Pandemi, GAPKI Optimis Devisa Ekspor Sawit 2020 Naik
Meski Pandemi, GAPKI Optimis Devisa Ekspor Sawit 2020 Naik

Ekonomi

Meski Pandemi, GAPKI Optimis Devisa Ekspor Sawit 2020 Naik

MbS akan Jadi Pemilik Klub Terkaya di Dunia
MbS akan Jadi Pemilik Klub Terkaya di Dunia

Ekonomi

MbS akan Jadi Pemilik Klub Terkaya di Dunia

Benarkah Ruangguru Perusahaan Asing dari Singapura?
Benarkah Ruangguru Perusahaan Asing dari Singapura?

Ekonomi

Benarkah Ruangguru Perusahaan Asing dari Singapura?

Artikel Lainnya

PHRI Sebut Ratusan Hotel Tutup Operasional
PHRI Sebut Ratusan Hotel Tutup Operasional

Ekonomi

PHRI Sebut Ratusan Hotel Tutup Operasional

Pelaku Usaha Diingatkan Tetap Bayarkan THR
Pelaku Usaha Diingatkan Tetap Bayarkan THR

Ekonomi

Pelaku Usaha Diingatkan Tetap Bayarkan THR

Samsung Dirikan Pusat Riset Rp 3 T di Vietnam
Samsung Dirikan Pusat Riset Rp 3 T di Vietnam

Ekonomi

Samsung Dirikan Pusat Riset Rp 3 T di Vietnam

Komentar