Remahan.com

Penjual Online Wajib Berizin, Ini Tanggapan Bukalapak

REMAHAN.com - Menteri Perdagangan Agus Suparmanto menegaskan bahwa setiap pelaku usaha yang menjajakan barang di platform e-commerce harus memiliki izin usaha. Aturan tersebut tertuang dalam PP No.88 tentang Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE).

Terkait hal ini Bima Laga AVP of PPGR (Public Policy & Government Relations) Bukalapak seperti dimuat CNBCIndonesia.com mengatakan, bahwa hal ini sangat menantang khususnya bagi pelapak (pelaku usaha Bukalapak). Itu karena perlu adanya edukasi mengingat background dari pelaku usaha online datang dari berbagai kalangan

"Terus terang kebijakan ini masih baru dan kita lagi mempelajarinya. Buat kita ini tantangan bagi pelapak karena background-nya macam-macam ada yang sudah lama dan baru," ujar Bima di kawasan Jakarta Selatan, Jumat (6/12/2019).

"Bila boleh memberi masukkan sebaiknya pemerintah bisa mengkaji ulang. Ini agar implementasinya berjalan lancar."

Baca: Realisasi Investasi di Pekanbaru Meningkat 285 persen

Terlepas dari itu, misi lain yang dirasa berat adalah banyaknya pelapak dari kalangan UMKM yang sejatinya harus diberi edukasi jika memang peraturan itu wajib.

Saat ini, Bukalapak telah memiliki lebih dari 5 juta merchant dengan transaksi dari 2 juta. Para pelaku usaha online di Bukalapak naik sekitar 68 persen dibanding tahun lalu.

"Pada dasarnya kami ingin membantu perekonomian para UMKM. Untuk sekarang merchant kita lebih dari 5 juta. Kita transaksi per hari lebih dari 2 juta sedangkan untuk pertumbuhan pelapak dibanding tahun lalu kita naik sekitar 68 persen," papar dia. Rm

214 0

Artikel Terkait

Meski Pandemi, GAPKI Optimis Devisa Ekspor Sawit 2020 Naik
Meski Pandemi, GAPKI Optimis Devisa Ekspor Sawit 2020 Naik

Ekonomi

Meski Pandemi, GAPKI Optimis Devisa Ekspor Sawit 2020 Naik

MbS akan Jadi Pemilik Klub Terkaya di Dunia
MbS akan Jadi Pemilik Klub Terkaya di Dunia

Ekonomi

MbS akan Jadi Pemilik Klub Terkaya di Dunia

Benarkah Ruangguru Perusahaan Asing dari Singapura?
Benarkah Ruangguru Perusahaan Asing dari Singapura?

Ekonomi

Benarkah Ruangguru Perusahaan Asing dari Singapura?

Artikel Lainnya

PHRI Sebut Ratusan Hotel Tutup Operasional
PHRI Sebut Ratusan Hotel Tutup Operasional

Ekonomi

PHRI Sebut Ratusan Hotel Tutup Operasional

Pelaku Usaha Diingatkan Tetap Bayarkan THR
Pelaku Usaha Diingatkan Tetap Bayarkan THR

Ekonomi

Pelaku Usaha Diingatkan Tetap Bayarkan THR

Samsung Dirikan Pusat Riset Rp 3 T di Vietnam
Samsung Dirikan Pusat Riset Rp 3 T di Vietnam

Ekonomi

Samsung Dirikan Pusat Riset Rp 3 T di Vietnam

Komentar