Remahan.com

PHRI Sebut Ratusan Hotel Tutup Operasional

REMAHAN.com - Sebanyak 698 hotel di seluruh Indonesia berhenti beroperasi dan tutup akibat terdampak wabah corona. Ketua Pehimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Hariyadi Sukamdani mengatakan, jika kondisi lesu dan sepi pengunjung ini terus berlanjut sampai Juni mendatang, bisa berdampak fatal pada bisnis perhotelan di dalam negeri.

"Ini saya enggak tahu kapan hotel akan kembali beroperasi. Hotel ini ikutin demand kalau enggak ada tamu ya sepi. Pemerintah juga meminta tidak ada aktivitas untuk saat ini," papar dia, seperti dimuat CNBC Indonesia, Rabu (2/4/2020).

Ia menambahkan bahwa virus corona berdampak signifikan dibandingkan saat krisis global. Dan sebagian besar penutupan itu terjadi di Bali, Jawa Barat, DKI Jakarta, Manado, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan lainnya. Meski begitu untuk jumlah restoran dia belum mendapatkan angka resmi.

Namun dia memastikan bahwa sudah lebih ratusan restoran yang memilih tutup sementara. Sebab social distancing yang diberlakukan pemerintah membuat sektor hotel dan restoran tidak ada konsumen.

Baca: UMKM yang Terdata di Pekanbaru Sebanyak 15.126

Pengusaha mengaku tidak tahu sampai kapan hotel bisa kembali beroperasi normal. Sebab, hal ini kembali lagi pada peraturan pemerintah yang tidak boleh ada aktvitas terlalu banyak diluar rumah.

Dia berharap kepada pemerintah agar segera mengatasi kondisi ini dan segera melakukan langkah bijak.

"Ya kami harapannya paling utama agar virus ini segera teratasi dan segera berlalu karena semakin ke sini semakin kacau. Semua tahu ini kurang tertangani dengan baik," ujar Hariyadi.

Dia pun melanjutkan aspirasinya yakni untuk pemerintah meningkatkan pelayanan kesehatan dan menekan angka kematian. Apalagi, ia melihat masih banyak pasien positif corona yang belum ditangani secara maksimal sehingga berujung kematian daripada yang sembuh.

Baca: Realisasi Investasi di Pekanbaru Meningkat 285 persen

Hal ini tentu membuat semua ketakutan dan menghindari bepergian keluar rumah. Sehingga secara tidak langsung akan berpengaruh terhadap sektor tersebut karena terpaksa menutup operasionalnya lantaran sudah tidak lagi bisa bertahan.

"Makin lama ini enggak selesai dan berdampak pada ekonomi dan bisnis. Enggak hanya pemerintah kita juga harus selesaikan agar tidak menyebar virus ini. Dan harus take action siapa yang sakit segera dirawat," ucap dia. Rm

217 0

Artikel Terkait

Meski Pandemi, GAPKI Optimis Devisa Ekspor Sawit 2020 Naik
Meski Pandemi, GAPKI Optimis Devisa Ekspor Sawit 2020 Naik

Ekonomi

Meski Pandemi, GAPKI Optimis Devisa Ekspor Sawit 2020 Naik

MbS akan Jadi Pemilik Klub Terkaya di Dunia
MbS akan Jadi Pemilik Klub Terkaya di Dunia

Ekonomi

MbS akan Jadi Pemilik Klub Terkaya di Dunia

Benarkah Ruangguru Perusahaan Asing dari Singapura?
Benarkah Ruangguru Perusahaan Asing dari Singapura?

Ekonomi

Benarkah Ruangguru Perusahaan Asing dari Singapura?

Artikel Lainnya

Pelaku Usaha Diingatkan Tetap Bayarkan THR
Pelaku Usaha Diingatkan Tetap Bayarkan THR

Ekonomi

Pelaku Usaha Diingatkan Tetap Bayarkan THR

Samsung Dirikan Pusat Riset Rp 3 T di Vietnam
Samsung Dirikan Pusat Riset Rp 3 T di Vietnam

Ekonomi

Samsung Dirikan Pusat Riset Rp 3 T di Vietnam

Pandi Optimis Penggunaan Domain .Id Tertinggi di Asia Tenggara
Pandi Optimis Penggunaan Domain .Id Tertinggi di Asia Tenggara

Ekonomi

Pandi Optimis Penggunaan Domain .Id Tertinggi di Asia Tenggara

Komentar