Remahan.com

Tips Jack Ma Untuk Pengusaha Muda

REMAHAN.com - Jack Ma sendiri sudah tidak asing dengan dunia pendidikan karena sebelum mendirikan Alibaba, ia sudah pernah menjalani profesi sebagai guru bahasa inggris.

Melihat latar belakang Ma yang menjelma dari pengusaha amatir menjadi salah satu orang terkaya di dunia, tentu banyak ilmu yang bisa dipelajari darinya.

Jack Ma membagikan 3 pelajaran bisnis yang perlu dipelajari oleh pengusaha muda ketika menjadi pengisi acara WEF (World Economic Forum) di Bali. Apa saja 3 point tersebut? Mari simak pembahasan berikut.

Jangan belajar untuk sukses

Baca: PHRI Sebut Ratusan Hotel Tutup Operasional

Meski tercatat sebagai salah satu pengusaha tersukses di dunia, Ma mengaku tak ingin berbagi kisah suksesnya pada pengusaha lain.

"Saya tak akan pernah mengajar orang cara menjadi sukses. Harvard, Yale, mengajar orang untuk sukses, saat orang belajar terlalu banyak kisah sukses, mereka pikir mereka bisa sukses dengan mudah," katanya.

Sebaliknya, dia ingin mengajar orang lain cara mengatasi tantangan yang menghambat perjalanan bisnis seseorang, sehingga orang itu siap memasuki kerasnya dunia bisnis.

Berani menghadapi apapun

Baca: Pelaku Usaha Diingatkan Tetap Bayarkan THR

Jack Ma mengatakan kalau pebisnis atau pengusaha harus terbiasa menerima penolakan dan belajar mengatasinya tanpa rasa takut. Haru menjadi pribadi yang berani untuk membuat orang yang bekerja di sekitar kita lebih optimis, dan terus maju meski hidup terasa sulit.

Ma sendiri sudah mengalami banyak penolakan dalam hidupnya. Menurut Ma, perlu ada pergeseran pola pikir jika ingin mengembangkan sikap berani khususnya dalam berbisnis.

Jangan menunggu masyarakat siap menerima gagasan bisnis Anda

Pada tahun 1999 ketika Jack Ma mendirikan Alibaba, saat itu hanya sedikit orang yang bisa mengakses internet. Saat itu juga masih sedikit sekali orang yang menjual dan membeli barang secara online.

Baca: Samsung Dirikan Pusat Riset Rp 3 T di Vietnam

Tapi lihat sekarang, perusahaannya menjadi salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia dengan cabang di bidang e-Commerce, pembayaran digital, media sosial dan banyak lagi. Tak heran, ia mengajarkan para pengusaha untuk tidak memikirkan kesiapan masyarakat saat memiliki gagasan bisnis.

"Jika semua sudah siap, maka Anda tidak punya nilai lagi dari bisnis tersebut," pungkasnya.

Nah, seperti itulah pelajaran yang bisa didapat dari Jack Ma. Bagaimana? Sudah siap belum untuk membuka bisnis yang sudah direncanakan dari jauh-jauh hari? Semoga setelah membaca artikel ini, Anda lebih bersemangat dan berhasil menuntaskan masalah bisnis yang tak kunjung mendapat jalan keluar. Rm

255 0

Artikel Terkait

Pandi Optimis Penggunaan Domain .Id Tertinggi di Asia Tenggara
Pandi Optimis Penggunaan Domain .Id Tertinggi di Asia Tenggara

Ekonomi

Pandi Optimis Penggunaan Domain .Id Tertinggi di Asia Tenggara

Ini Pesan Jeff Bezos Jika Gagal dalam Bisnis
Ini Pesan Jeff Bezos Jika Gagal dalam Bisnis

Ekonomi

Ini Pesan Jeff Bezos Jika Gagal dalam Bisnis

Faisal Basri Nilai Omnibus Law Manjakan Pengusaha
Faisal Basri Nilai Omnibus Law Manjakan Pengusaha

Ekonomi

Faisal Basri Nilai Omnibus Law Manjakan Pengusaha

Artikel Lainnya

Leasing Tak Boleh Rampas Kendaraan Sepihak, Ini Pendapat YLKI
Leasing Tak Boleh Rampas Kendaraan Sepihak, Ini Pendapat YLKI

Ekonomi

Leasing Tak Boleh Rampas Kendaraan Sepihak, Ini Pendapat YLKI

Transisi Chevron ke Pertamina di Blok Rokan Bermasalah
Transisi Chevron ke Pertamina di Blok Rokan Bermasalah

Ekonomi

Transisi Chevron ke Pertamina di Blok Rokan Bermasalah

Mimpi Bukalapak Ingin Bertahan Lebih dari 100 Tahun
Mimpi Bukalapak Ingin Bertahan Lebih dari 100 Tahun

Ekonomi

Mimpi Bukalapak Ingin Bertahan Lebih dari 100 Tahun

Komentar