Remahan.com

Uber Dituding Rusak Pasar

REMAHAN.com - Ratusan penumpang telah mengeluhkan bahwa mereka tidak nyaman dengan para calo yang dengan agresif mencari penumpang di Bandara Tullamarine, Melbourne, Australia.

Namun, seorang pengendara mengatakan dia harus melakukan hal tersebut, karena itu satu-satunya cara agar dia bisa mendapat penumpang.

Pihak pengelola bandara terbesar di negara bagian Victoria itu mendesak agar penumpang menghindari para calo tersebut, dengan semakin banyak keluhan para calo tersebut bertindak "agresif" dan "berperilaku mengancam”.

Pihak bandara sudah mengusulkan penerapan aturan di mana praktik percaloan akan menjadi tindak kriminal, dan RUU itu sedang diajukan ke Parlemen Victoria.

Baca: UMKM yang Terdata di Pekanbaru Sebanyak 15.126

Namun, pengemudi taksi mengatakan mereka tidak memiliki pilihan lain. Salah seorang pengemudi itu Khan Nasser mengatakan mereka hanya berusaha mendapatkan penghasilan tambahan.

Meski Nasser adalah pengemudi taksi resmi dan boleh mengambil penumpang dari tempat yang sudah resmi disediakan, namun mendekati penumpang di dalam terminal kedatangan di bandara adalah melanggar aturan.

Ia mengatakan sekarang itu satu-satunya opsi yang tersedia baginya. "Uber menghancurkan industri pertaksian, dan kami tidak punya pilihan lain. Itulah sebabnya kami berperilaku seperti calo." katanya.

Khan Nasser mengatakan dia terpaksa menjadi 'calo' menawarkan jasa utuk mendapatkan penumpang.

Baca: Realisasi Investasi di Pekanbaru Meningkat 285 persen

Khan Nasser sudah menjadi pengemudi taksi selama tiga tahun, dan mulai menjadi calo juga beberapa bulan lalu. "Kami tidak punya kerjaan, itulah sebabnya." katanya.

"Ada antrian panjang untuk mendapatkan penumpang di bandara, dan kemudian dapat penumpang ke Mickleham yang cuma $10 atau $15 (Rp 100 sampai Rp 150 ribu)."

"Kadang sudah kerja selama 10 jam, cuma dapat $100 (sekitar Rp1 juta). Bagaimana saya bisa menghidupi keluarga."

Intimidasi dan ancaman

Baca: Meski Pandemi, GAPKI Optimis Devisa Ekspor Sawit 2020 Naik

Salah seorang pengelola Bandara Tullamarine, Lorie Argus mengatakan bahwa calo taksi sudah menjadi masalah besar.

Dalam masa 30 menit saja, pengelola bandara melihat adanya 50 kali pengemudi menawarkan jasa kepada penumpang di terminal kedatangan. Rm

115 0

Artikel Terkait

MbS akan Jadi Pemilik Klub Terkaya di Dunia
MbS akan Jadi Pemilik Klub Terkaya di Dunia

Ekonomi

MbS akan Jadi Pemilik Klub Terkaya di Dunia

Benarkah Ruangguru Perusahaan Asing dari Singapura?
Benarkah Ruangguru Perusahaan Asing dari Singapura?

Ekonomi

Benarkah Ruangguru Perusahaan Asing dari Singapura?

PHRI Sebut Ratusan Hotel Tutup Operasional
PHRI Sebut Ratusan Hotel Tutup Operasional

Ekonomi

PHRI Sebut Ratusan Hotel Tutup Operasional

Artikel Lainnya

Pelaku Usaha Diingatkan Tetap Bayarkan THR
Pelaku Usaha Diingatkan Tetap Bayarkan THR

Ekonomi

Pelaku Usaha Diingatkan Tetap Bayarkan THR

Samsung Dirikan Pusat Riset Rp 3 T di Vietnam
Samsung Dirikan Pusat Riset Rp 3 T di Vietnam

Ekonomi

Samsung Dirikan Pusat Riset Rp 3 T di Vietnam

Pandi Optimis Penggunaan Domain .Id Tertinggi di Asia Tenggara
Pandi Optimis Penggunaan Domain .Id Tertinggi di Asia Tenggara

Ekonomi

Pandi Optimis Penggunaan Domain .Id Tertinggi di Asia Tenggara

Komentar